Tatacara Penjurian Piyikan

Konkurs Piyik Hanging

Konkurs Piyik Hanging

BAGIAN II

TATA CARA KONKURS DAN PENJURIAN SENI SUARA ALAM BURUNG PERKUTUT (PIYIK)

BAB I

PENDAHULUAN

Yang dimaksud dengan burung piyik adalah anak burung perkutut hasil tangkaran dan masih memiliki 2 (dua) cirri-ciri sebagai berikut :

  1. Masih memiliki alis mata yang bintik-bintik berwarna putih dan melekat di sekitar lingkaran kelopak mata bagian luar.
  2. Masih memiliki bulu burik berwarna coklat dan berada di sekitar sayap serta punggungnya.

Bilamana salah satu atau kedua ciri tersebut sudah tiada, maka pada umumnya warna dan ciri-ciri bulunya sama dengan burung perkutut dewasa, kecuali bilamana bulu/lar sayapnya dibuka dan diteliti sisa jumlah bulu/lar piyiknya untuk menentukan perkiraan umur burung perkutut tersebut.

Sehingga untuk menghindari timbulnya persoalan-persoalan yang diakibatkan oleh ketidakadaan ke dua ciri tersebut, maka bagi anak burung perkutut yang sudah tidak memiliki satu atau dua ciri tersebut dikatagorikan sebagai burung perkutut remaja dan ketentuan mengenai tata cara konkors dan penjuriannya disamakan dengan burung perkutut dewasa.

BAB II

TATA CARA PENYELENGGARAAN KONKURS

  1. Tata Cara penyelenggaraan Konkurs sebagaimana diatur dalam pasal 1 s/d 7 Bab II Bagian I Tata Cara Konkurs dan Penjurian Seni Suara Alam Burung Perkutut.
  2. Lapangan Konkurs sebagaimana diatur dalam pasal 8 Bab II Bagian I Tata Cara Konkurs dan Penjurian Seni Suara Alam Burung Perkutut.

3.   Persyaratan lapangan serta perlengkapannya diatur sebagai berikut :

  1. Bentuk lapangan, hendaknya segi empat (bujur sangkar) atau empat persegi panjang.
  2. Jumlah Blok tidak mengikat tergantung kemampuan pelaksana konkurs.
  3. Masing-masing blok berjumlah 36 (tiga puluh enam) atau sampai dengan 42 (empat puluh dua) gantungan/kerekan.
  4. Jarak antara tiap gantungan/kerekan ditentukan minimal 60 (enam puluh) cm.
  5. Tinggi tiap gantangan/kerekan ditentukan minimal 3 (tiga) meter.
  6. Diantara tiap blok penilaian hendaknya terdapat jalur pemisah selebar 1,5 (satu setengan) sampai 2 (dua) kali jarak gantungan/kerekan.
  7. Untuk membedakan kedudukan kelompok tiang gantungan/kerekan didalam bloknya, pangkal gantungan/kerekan diberi warna setinggi antara 1,5 (satu setengan) sampai 2 (dua) meter, setiap blok penilaian diberi warna yang berbeda dengan blok penilaian lainnya.
  8. Dibagian tepi lapangan konkurs harus tersedia jalur yang memisahkan bagian lapangan yang menjadi arena konkurs dan tempat pengunjung. Lebar jalur pemisah sekurang-kurangnya 5 (lima) meter.
  9. Ketentuan selanjutnya sebagaimana diatur dalam Bab II pasal 9 sampai dengan 12 Tata Cara Konkurs dan Penjurian Seni Suara Alam Burung Perkutut

BAB III

SISTIM PENILAIAN DALAM KONKURS

Sesuai ketentuan pasal 21 dan 22 Bab IV Bagian I Tata Cara Konkurs dan Penjurian Konkurs Seni Suara Alam Burung Perkutut, sedangkan pelaksanaan penilaian diatur sebagai berikut :

  1. Penilaian dilaksanakan secara tertulis dengan memberikan angka-angka seperti yang diatur dalam pasal 21 ayat (8) diisikan dalam kolom-kolom yang tersedia pada lembar penilaian oleh Juri Penilai.
  2. Penilaian awal dapat diberikan setelah burung peserta konkurs berbunyi dan diberikan tanda bunyi dengan nilai 41 (empat puluh satu) sampai dengan 42 (empat puluh dua).
  3. Bilamana jumlah nilai mencapai 42½ (empat puluh dua setengah) dapat diberikan oleh juri penilai apabila burung yang dinilai telah berbunyi sekurang-kurangnya 1 (satu) kali untuk yang sudah dinilai diberikan bendera koncer 1 (satu) warna (kuning)
  4. Bilamana jumlah nilai mencapai 43 (empat puluh tiga) dapat diberikan oleh juri penilai apabila burung yang dinilai telah berbunyi sekurang-kurangnya 1 (satu) kali serta memenuhi syarat keindahan suara. Untuk yang sudah dinilai diberikan bendera koncer 2 (dua) warna (kuning, hijau)
  5. Bilamana jumlah nilai mencapai 43¼ (empat puluh tiga seperempat) dapat diberikan oleh juri penilai apabila burung yang dinilai telah berbunyi sekurang-kurangnya 1 (satu) kali serta memenuhi syarat keindahan suara. Untuk yang sudah dinilai diberikan bendera koncer 2 (dua) warna (kuning, hijau) ditambah bendera hitam.
  6. Bilamana jumlah nilai mencapai 43½ (empat puluh tiga setengah) dapat diberikan oleh juri penilai apabila burung yang dinilai telah berbunyi sekurang-kurangnya 1 (satu) kali serta memenuhi syarat keindahan suara. Untuk yang sudah dinilai diberikan bendera koncer 3 (tiga) warna (kuning, hijau, putih)
  7. Bilamana jumlah nilai mencapai 43¾ (empat puluh tiga tiga perempat) dapat diberikan oleh juri penilai apabila burung yang dinilai telah berbunyi sekurang-kurangnya 1 (satu) kali serta memenuhi syarat keindahan suara. Untuk yang sudah dinilai diberikan bendera koncer 3 (tiga) warna (kuning, hijau, putih) ditambah bendera hitam.
  8. Bilamana jumlah nilai mencapai 44 (empat puluh empat) dapat diberikan oleh juri penilai apabila burung yang dinilai telah berbunyi sekurang-kurangnya 1 (satu) s/d 2 (dua) kali serta memenuhi syarat keindahan suara. Untuk yang sudah dinilai diberikan bendera koncer 4 (empat) warna (kuning, hijau, putih, biru).
  9. Bilamana jumlah nilai mencapai 44¼ (empat puluh empat seperempat) dapat diberikan oleh juri penilai apabila burung yang dinilai telah berbunyi sekurang-kurangnya 1 (satu) s/d 2 (dua) kali serta memenuhi syarat keindahan suara. Untuk yang sudah dinilai diberikan bendera koncer 4 (empat) warna (kuning, hijau, putih, biru) ditambah bendera hitam.

10.  Bilamana jumlah nilai mencapai 44½ (empat puluh empat setengah) dapat diberikan oleh juri penilai apabila burung yang dinilai telah berbunyi sekurang-kurangnya 2 (dua) s/d 3 (tiga) kali serta memenuhi syarat keindahan suara. Untuk yang sudah dinilai diberikan bendera koncer 5 (lima) warna (kuning, hijau, putih, biru, merah).

11.  Bilamana jumlah nilai mencapai 44¾ (empat puluh empat tiga perempat) dapat diberikan oleh juri penilai apabila burung yang dinilai telah berbunyi sekurang-kurangnya 2 (dua) s/d 3 (tiga) kali serta memenuhi syarat keindahan suara. Untuk yang sudah dinilai diberikan bendera koncer 5 (lima) warna (kuning, hijau, putih, biru, merah) ditambah bendera hitam.

12.  Untuk jumlah nilai 45 (empat puluh lima) adalah nilai sempurna yang hanya dapat diberikan kepada burung yang telah memenuhi persyaratan :

  • Memenuhi semua kreteria keindahan suara yang ditentukan.
  • Berbunyi sekurang-kurangnya 2 (dua) s/d 3 (tiga) kali berturut-turut tanpa kesalahan atau penurunan kualitas, disaksikan dan disepakati bersama oleh Juri Penilai, Koordinator Juri dan Dewan Juri. Bagi burung yang mendapat jumlah nilai 45 (empat puluh lima) diberikan tanda penilaian berupa koncer khusus atau istimewa.

BAB IV

PENENTUAN KEJUARAAN

Sesuai dengan pasal 25 Bagian I Tata Cara Konkurs dan Penjurian Seni Suara Alam Burung Perkutut

.———–

Page Published 14 July 2010

Leave a Reply